Halmahera Selatan, Ori Nettv .com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung sejak 3 hingga 10 Desember 2025 di wilayah Halmahera Selatan.
Berdasarkan pantauan dinamika atmosfer tanggal 3 Desember 2025, pukul 07.00 WIB, terdeteksi Bibit Siklon Tropis 93W di sekitar 14.4°LU dan 135.2°BT, atau di Laut Filipina bagian utara Papua Barat. Sistem ini telah masuk dalam Area of Monitoring (AoM) TCWC Jakarta.
Bibit Siklon Tropis tersebut diperkirakan bergerak ke arah barat menuju Kepulauan Filipina dengan intensitas yang perlahan meningkat. Meski peluang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam ke depan dikategorikan rendah, sistem ini memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di wilayah Indonesia, termasuk Maluku Utara.
BMKG menyebutkan dampak tidak langsung yang dapat terjadi hingga 4 Desember 2025 pukul 07.00 WIB antara lain:
Hujan sedang hingga lebat di Maluku Utara, termasuk Halmahera Selatan.
Angin kencang di beberapa wilayah Maluku Utara.
Gelombang laut kategori sedang (1,25–2,5 m) di Perairan Kep. Talaud, Laut Maluku, Perairan utara Papua, hingga Samudra Pasifik utara Maluku–Papua.
Selain itu, analisis atmosfer menunjukkan adanya pertemuan dan perlambatan massa udara di Halmahera Selatan yang memicu pembentukan awan Cumulonimbus secara signifikan. Kondisi ini meningkatkan potensi hujan sedang–lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
BMKG Maluku Utara memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga 10 Desember 2025. Curah hujan bulanan untuk Desember 2025 – Januari 2026 di Halmahera Selatan diperkirakan berada pada kategori menengah (101–300 mm/bulan).
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.
BMKG juga menegaskan bahwa informasi cuaca akan diperbarui setiap 3 jam, dan masyarakat dapat mengakses perkembangan cuaca, peringatan dini, serta prakiraan gelombang melalui:
🌐 https://bmkghalsel.carrd.co/#
📱 Aplikasi InfoBMKG
Keterangan ini disampaikan oleh Ben Arther Molle, Kepala UPT BMKG Halmahera Selatan, bersama staf prakirawan Stasiun Meteorologi Oesman Sadik.
Editor : Redaksi
